Google Dapat Menjawab Semuanya Tetapi Tidak Memiliki Rasa

Strategi SEO terbaru (Berdasarkan hasil percobaan yang sudah dilakukan)

Google Search

Siapa yg tidak mengenal Google. Hampir semuanya pemakai internet tentu mengetahui, bahkan sering menggunakan layanannya. Google yaitu sebuah mesin pencari raksasa yang dimiliki Google. inc. Google search berperan sebagai jembatan pencarian ke server-server web yang menyebar jutaan diluar sana. Google search akan membaca teks, deskripsi ataupun atribut-atribut yang ada pada file/halaman web, lalu menampilkannya ke monitor komputer sesuai dengan keyword yang dimasukan.

Sebagaian besar pemakai internet tergantung pada Google. Segala suatu hal yang ingin mereka kenali jawabannya di tanyakan pada google. Hanya dengan mengetikan keyword tertentu, dalam hitungan detik Google akan menghadirkan ribuan halaman situs yang sesuai dengan keyword yang diminta. Seolah Google dapat menjawab semuanya tapi di balik itu nyatanya Google tidak mempunyai rasa.

Test SEO Google

Satu test sudah dikerjakan. Percobaan ini mempunyai tujuan untuk menunjukkan kalau mesin pencari cuma dapat membaca teks.

Sebuah postingan di buat pada sebuah situs (blog) yang akan dijadikan percobaan. Dalam tulisan khusus dimuatlah tulisan indah (karangan) dengan fokus keyword “Gnidnirm korokgnem”. “Gnidnirm korokgnem” yaitu kata kreasi baru, yang pasti belum juga pernah muncul dalam google. Pada tulisan juga disisipkan gambar panorama dan makanan, tetapi atribut yang disisipkan tetaplah konsentrasi pada keyword “Gnidnirm korokgnem”.

Hasil pengujian memberikan kalau “Google memanglah tidak mempunyai rasa” Ayah Hendra menyebutkan kalau Google itu “Buta”. Google tidak melihat indahnya photo panorama dan lezatnya makanan. Google cuma membaca atribut dari gambar. Jelas-jelas hasil pencarian menghadirkan gambar pemandangan dan makanan saat kata kunci “Gnidnirm korokgnem” diketikan. Apakah google bisa menjawab semua pertanyaan? Jadi bisa disimpulkan kalau Google hanya mampu membaca teks tanpa melihat, menganalisa dan rasakan kesesuaiannya.

Apa yang bisa kita ambil dari percobaan ini ?

1. Bidang Promosi dan Pemasaran

Jika sekarang ini anda tengah gencar dalam sistem promosi dan pemasaran online, bangunlah website. Website bisa jadi media promosi online untuk marketing dan tingkatkan keuntungan. Terkadang banyak aktor pemasaran online yang bingung memastikan design situs yang sempurna, tetapi melupakan content. Walau sebenarnya content (teks dan gambar) mengambil andil besar dalam keberhasilan satu pemasaran online.

Intinya tujuan pemasaran yaitu memperkenalkan barang/jasa pada orang-orang luas, dengan keinginan akan ada satu transaksi. Jika hanya berfokus pada design tanpa ada memerhatikan content (teks) jadi tujuan menjadikan situs sebagai media pemasaran online jadi kurang efisien.

Jadi rajinlah update website dengan konten yang original yang berkualitas, karena hanya dengan begitu eksistensi satu situs dapat tetap bertahan. Terutama tetap dapat tampak dalam halaman 1 pencarian Google (sesuai dengan keyword),Mengaplikasikan SEO situs organik perlahan tetapi pasti

2. Bidang Pengetahuan dan Info

Jika pengguna internet itu orang-orang yang haus informasi, lalu mendadak mengenal internet. Bayangkan begitu bergairahnya orang-orang mencari pengetahuan dan info dengan memberdayakan teknologi dan internet.

Tetapi, bagaimana jika content yang menyebar di internet banyak yang salah? bagaimana jika banyak peran content yang dipublikasi di internet tidak seutuhnya benar. Kita kembali pada percobaan yang sudah dikerjakan di mana keyword “Gnidnirm korokgnem” difokuskan tetapi yang ditampilkan yaitu artikel dengan photo panorama dan makanan.

Sebagai contoh sekali lagi, artikel yang fokus pada keyword “buah kelapa” lalu menghadirkan keterangan yang belum juga tentu benar mengenai “buah kelapa” memasukkan beberapa foto yang tidak cocok. Pikirkan jika yang membaca info itu yaitu orang yang tidak paham buah kelapa sekalipun. Ini pasti bisa menyesatkan.

Jadilah netizen yang bijak dan kritis pada setiap info yang di terima. Jangan hanya menjadi “pintar” mengerti info tanpa ada meneliti, tapi jadilah “pemikir” untuk setiap info yang di terima. Karna info yang menebar di internet kita ketahui tanpa melalui tahap filtrasi dan editor.

Jadi bisa diambil kesimpulan ternyata benar Google hanya bisa membaca teks tanpa menganalisa konteksnya itu benar atau salah.  Dengan melakukan update teratur pada situs mengarah pada fokus kata kunci anda, tentu anda dapat unggul dalam mesin pencarian.

Mempunyai media pemasaran online berbentuk website tidak terus-terusan mengenai design website prima tetapi lebih pada content, hingga eksistensinya bertahan dan masuk dalam SERP 1 mesin pencari.

Saya salah satu dari beberapa Blogger atau Webmaster yang ada di indonesia. Saya fokus di Web Design, SEO, E-Commerce Strategy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here