Google Rilis Android Oreo 8.0 Sebagai Penerus OS Naugat 7.0

kapan android oreo dirilis di indonesia

Dalam konferensi Google I/O pada Mei lalu, raksasa teknologi asal Silicon Valley, AS, itu sempat menjanjikan akan menghadirkan sistem operasi Android versi kustom untuk perangkat low-end. Saat ini, akhirnya Google menepati janjinya itu setelah secara resmi memperkenalkan sistem operasi Android Go (edisi Oreo) yang tersedia untuk digunakan manufaktur perangkat dan pengembang.

Walaupun belum tersedia untuk para pengguna, tapi bisa dibilang sistem operasi khusus ini akan hadir dalam waktu dekat. Apa sih Android Go itu? Sederhana, sistem operasi ini dibandung dari Android Oreo yang didesain untuk berlari kencang baik di hp dengan RAM 512 MB ataupun 1 GB.

Untuk mengetahui perbedaannya dengan hp premium yang bisa menggunakan Android Oreo, bisa dilihat perbandingannya pada hp Google Pixel 2 yang memiliki RAM sebesar 4 GB, iPhone X mempunyai 3 GB, dan Galaxy Note 8 sampai 6 GB.

Membuat sebuah sistem operasi yang bisa berjalan di kedua hp flagship dan murah adalah sebuah tantangan, tapi Google mengupayakan untuk mewujudkannya. Ada beberapa perubahan penyusunan yang hadir dalam Android Oreo versi Go ini.

Hp dengan versi Android Go akan bisa menggunakan deretan aplikasi Google seperti aplikasi utama Google, Google Assistant, Google Maps, Gmail, dan lainnya. Beberapa aplikasi salah satunya, seperti YouTube Go, memiliki fitur khusus untuk mengunduh lewat Wi-Fi.

Android Go memiliki ukuran yang lebih kecil daripada sistem operasi utamanya. Ukuran aplikasi yang lebih kecil dan ramping bisa menyediakan banyak kapasitas memori didalam hp.

Selain itu, ada pula peningkatan di sisi performa dan kemampuan penyimpanan data dalam edisi ini. Tapi, mungkin dengan ukuran yang lebih kecil maka aplikasi jadi lebih lama untuk di buka.

Perlu untuk diketahui, Android Go dan Android One itu berbeda. Keduanya memang hadir untuk meningkatkan kwalitas perangkat low-end, tapi memiliki arah yang berbeda. Android One yaitu sistem dimana Google bermitra dengan manufaktur untuk memutuskan apa yang perlu dimasukkan kedalam hp itu dan menjaganya untuk terus up to date.

Sementara Android Go, yaitu sebuah sistem operasi Android penuh yang tersedia untuk dipakai oleh manufaktur manapun. Tapi, penting untuk dicataat bila edisi Go datang dari aplikasi Google sendiri. Jadi, belum di ketahui bagaimana efeknya untuk penggunaan di lokasi yang tidak ada Google seperti China.

Dengan hadirnya Android Go untuk para manufaktur, maka ke depannya kita bisa lihat bagaimana kemampuan dari hp murah yang dilengkapi sistem operasi itu.